Wednesday, December 3, 2008

Bagi saya, Impian dan Kenyataan Tidak Ada Bedanya

Assalamualaikum Wr. Wb

Salam SMANGAT……!

Semua orang pasti pernah bermimpi, mimpi baik maupun buruk. Nah apa yang akan saya bicarakan ini ga jauh-jauh dari yang namanya mimpi, lebih tepatnya impian. Kalo mimpi itu terjadi saat kita tidak sadarkan diri, sedangkan impian adalah cita-cita, harapan atau keinginan yang bisa kita atur kapan saja dan semau kita. Percaya ga orang besar itu berawal dari impian besar yang dia miliki? untuk saat ini percaya saja apa yang katakan barusan. Sebelum saya menulis lebih jauh lagi mengenai impian, saya mau sharing pengalaman-pengalaman saya mengenai keinginan, cita-cita, impian dan kenyataan yang saya alami sendiri.

Masa depan kita berawal dari impian kita sekarang, dan kenyataan sekarang adalah hasil dari impian kita dahulu. Ya…boleh percaya boleh tidak? Tolong jangan pernah sepelekan impian, impian adalah energi positif, karena impian kita selalu punya kekuatan untuk melangkah dalam keadaan seburuk apapun. Karena impian kita selalu tersenyum ketika sedang bersedih. Karena impian adalah sahabat dan penyemangat terbaik di segala kondisi. Karena impian adalah modal termurah bahkan gratis untuk mencapai semua cita-cita kita. Oleh karena itu impian adalah sesuatu yang sangat harus kita jaga dan lestarikan keberadaanya. Tetapi di atas semua itu hanya satu hal yang menjadi mutlak adalah mencari ridlo dari sang pencipta anugrah impian, yaitu Allah SWT.

Saya punya pendapat pribadi “ ketika kita punya impian yang kuat dan yakin, maka itulah masa depan kita” jadi kalo mau tahu masa depan kita jangan deh repot-repot datang ke peramal, hehe…tinggal apa yang kita impikan dan yakini akan terjadi dengan izin-NYA maka itu yang akan terjadi. Sekali lagi ini hanya pendapat pribadi, boleh percaya boleh tidak. Oh iya saya kan janji mau sharing pengalaman pribadi. Ketika saya SMA saya ingin menjadi ahli ekonomi atau ekonom, keinginan itu begitu kuat. Dan beberapa bulan kemuadian saya diterima di PTN UNSOED Purwokerto Fakultas Ekonomi melalui SPMB. Tetapi setelah kuliah impian saya berubah, saya ingin bekerja menjadi disainer graphis. Beberapa bulan kemudian saya bener2 disibukan dengan dunia photografi dan disain graphis. Lalu sekitar tahun 2003-an saya bertemu dengan Purdie Chandra melalui seminar entrepreneurship nya. Disinilah terjadi perubahan pola pikir saya mengenai dunia kerja dan kewirausahaan. Mendadak pada saat itu saya punya impian ingin jadi pengusaha. Pengusaha apa aja yang penting sukses! Pola pikir baru ini ternyata memang cocok dengan sifat dasar saya yang selalu ingin bebas, suka hal-hal yang baru dan belum jelas, dan saya orangnya aga kreatif suka merusak yang sudah ada dan memodifikasinya. Waktu itu saya belum punya bayangan mau usaha apa? Tetapi impian untuk menjadi pengusaha begitu kuat. Sampai-sampai walaupun belum apa-apa saya selalu mempengaruhi orang untuk menjadi pengusaha karena yakinnya saya akan prospek cerah menjadi pengusaha. hehe...

Beberapa minggu kemudian saya bergabung dengan Entrepreneur University, itu lho sekolah untuk jadi pengusaha bentukannya Pa Purdie. Impian saya pun makin kuat untuk segera memiliki usaha. Akhirnya saya membeli paket usaha ES KRIM dengan modal pinjaman, tetapi belum berhasil, hehe…Semangat saya masih berkobar-kobar “pokoknya harus punya usaha”. Tidak tau ide dari mana saya merasa usaha produksi kaos ga bakal ada matinya. Akhirnya saya putuskan untuk usaha produksi kaos! Padahal saya tidak tau apa-apa? Saya Cuma liatin kaos yang sudah jadi dan pikirin gimana ya bikinnya??? Dengan modal tanya sana-sini saya mulai mewujudkan impian saya. Saya mengajak 4 temen saya untuk patungan modal dan mereka setuju. Akhirnya kami ber lima belajar bagaimana memproduksi kaos. Ya itu Tanya sana-sini. Modal kami sebagian besar habis untuk trial and error . singkat cerita kami bisa memproduksi kaos dengan 4 orang karyawan dan alat produksi seadanya. Tetapi saya tidak puas sampai disitu impian-impian baru pun bermunculan. Bukan kebetulan juga pada tahun 2005 bapa saya pensiun dan ekonomi keluarga aga terganggu, impian saya pun berubah ingin punya usaha keluarga. Karena keluarga saya adalah keluarga pegawai keinginan saya pun di tentang. Cuma kakak saya yang mendukung. Mungkin impian saya menular ke kakak saya. Akhirnya kami berdua nekad dengan modal seadanya membuka usaha retail batik di sebuah Trade center yang baru di bangun di Cirebon, barang dagangan waktu itu di support saudara yang memang punya konveksi batik. Selanjutnya usaha retail batik di jalankan oleh kakak saya dan saya sendiri menjalankan usaha konveksi kaos bersama teman-teman di Purwokerto.

Karena terlalu asyik bisnis, kuliah saya pun menjadi sambilan, tetapi alhamdulillah tahun 2006 saya lulus, tetapi bukan ini yang membuat saya bangga, saya bisa lebih bebas berekspresi dan mempunyai impian lebih liar lagi. Lho ko malah curhat…..??? ya itulah awal dimana saya berani memiliki impian-impian besar. Usaha konveksi kaos saya lepas dan diserahkan pada teman-teman. Lalu saya konsen untuk mengelola bisnis batik keluarga yang memang sudah tidak ada yang mengurus dan baru saja bangkrut setelah kehilangan 1 unit kios, 1 unit rumah dan 1 unit mobil. Tetapi hoby saya terhadap kaos tidak hilang begitu saja, bahkan semakin kuat ingin menjadi pengusaha sukses ber basic produk kaos. Akhirnya di samping toko retail batik saya pun mendirikan usaha kaos bersama seorang temen dengan merk toekangkawos bedanya dengan yang dulu, toekangkawos menggandeng pengrajin-pengrajin sablon dan penjahit di daerah Padasuka Bandung untuk produksi.

hampir 1 tahun membangun toekangkawos, saya tergugah dengan mimpi lama yang sempat tertunda, mempunyai distro, impian konveksi dan distro ini sempat saya tulis di buku, dan alhamdulillah sekarang impian itu sudah menjadi kenyataan, saya sempat merinding ketika melihat tulisan impian saya ini. subhanallah... namanya hendra setelah mempunyai distro masih saja ingin bermimpi lagi, karena selama ini produksi di makloon kan, saya ingin kembali seperti kuliah langsung memproduksi sendiri....dan gimana hasilnya?.......

karena saya ada perlu, nanti tulisan ini di sambung lagi ya..... AYO BERMIMPI.....BERMIMPILAH....!

Jangan pernah takut bermimpi karena Impian dan Kenyataan Tidak Ada Bedanya


SMANGAT….!

Wassalam


Hendra

3 comments:

Fatih Syuhud said...

nice blog. btw, klo bisa link afsyuhud.blogspot diganti ke fatihsyuhud.com. trims ya :)

belakang layar film said...

waduhh...menyentuh sekali Bang Hendra...

baca semua nihh

feekyu said...

Ayo semangat