Showing posts with label Komunitas TDA. Show all posts
Showing posts with label Komunitas TDA. Show all posts

Monday, June 30, 2008

Kedatangan Tamu Istimewa

Hari minggu ini saya kedatangan Tamu dari Jakarta, pak Wahyu subrata namanya, itu lho bos ojie-oblong, kaos canda jakarta yang udah terkenal seantereo ibukota. saking terkenalnya sampe2 para pembajak ngantri, hehe... sreep...sreep... langsung deh saya serap ilmunya.. : ) sekitar pukul set 7 malem kami ketemuan di Hotel Puri Santika. karena sama-sama toekang oblong, obrolan ga jauh2 dari oblong.... ide2 bos wahyu ini oke2 banget... segggeer...!

Jiwa kaos saya yang mulai melemah jadi SEMANGAT lagi, jadi teringat ketika saya begitu menjiwai oblong-oblong yang akan saya produksi, karena belakang ini saya hanya membiarkan oblong saya go with the flow aja( ngaco bahasanya), dan memang operasionalnya sudah saya serahkan kepada sahabat sekaligus partner usaha saya. saya sendiri sedang asik konsep2 distro bikers yang baru launching. dan alhamdulillah usaha batik lagi nyenengin. hehe...

Dari obrolan sampe jam set 10 an, ada ide yang bisa di follow up. yaitu bikin oblong ?!@#$% yang indonesia banget, hehe SMANGAT2....! saya antusias sekali karena saya perlah coba2 hal yang mirip dg ide ini, tapi g di terusin, karena malah di sibukin dengan kegiatan lain. waduh alesan aja itu mah...

Besok paginya, saya sama bos wahyu ke riders.inc distro bikers eh malah blanja2 si bos teh, habis dari situ saya ajakin lihat toko batik saya di PGC, malah belanja lagi..." ini mah bukan belanja, supaya ide yang keluar ga lupa" begitu katanya....dasar duitnya udah banyak mah gitu, hehe...

Pokoknya pertemuan yang istimewa, saya banyak dapet pelajaran, untuk menjadi oblong sejati...amin.....

setelah dari PGC, bos wahyu cabut, karena masih banyak acara....terima kasih bos atas kunjungannya. nitip salam buat sukses...: )

tetap SEMANGAT, TETEP YAKIN......

salam
hendra
Selengkapnya...

Sunday, February 17, 2008

TDA BANDUNG GHATERING


Doc : di ambil oleh camdignya kang agah (pinjem photonya ya kang)

Assalamulaikum wr wb

Alhamdulillah pertemuan Temen-temen TDA Bandung hari Sabtu tanggal 16 Februari 2008 FUUUUntastic Pisan....!mo cerita dulu sedkit ya, saya datang bersama kang tohir ke MTC jam 11.00 karena saya tidak tau acara di mulai jam berapa. setelah menunggu sampai Jam 1 siang saya memutuskan untuk keluar, karena rencananya saya juga ada keperluan untuk membeli Bahan kaos. eh..pas sampai di parkiran kunci motor saya hilang, walaupun bingung tapi saya coba2 cari tanya sana-sini turun naik lantai atas -bawah mencari kunci. setelah di cari2 ternyata ada salah seorang security yang menemukan kunci saya, langsung deh di samperin, "koncinya saya titipkan di security lantai 2 mas ( lokasi pertemuan) " begitu kata salah seorang security, langsung saya meluncur tanpa semangat karena kecapean, pas di lantai 2 saya melihat pak Fauzi Rahmanto, wah berarti sudah ada temen-temen TDa nih, pikir saya. dan memang ternyata sudah ada beberapa temen TDA. Pertemuannya ternyata di jadwalkan jam 13.30. kehilangan kunci motor ternyata membawa berkah luar biasa. saya tidak jadi keluar dan saya jadi bertemu dengan temen-temen dasyat TDA. jadi inget kata-kata "apabila cuaca cukup gelaplah kita bisa melihat bintang" Nyambung ga seeeeeh?????

Satu lagi yang unik dari pertemuan kemaren, mayoritas masih muda euy...! tapi jangan salah ga seperti di salah satu IKLAN roko tuh, kalo disini Yang Muda yang ga di pandang sebelah mata, Yang Muda yang di percaya....hehe... bukan karena saya masih muda lho...pokonya acara kemaren ok bangau alias oke banget,.,.,.

Ga nyesel jauh2 dari cirebon datengin acara ini ( biar Dramatis) Ilmu dapet, Link dapet, Buku dapet, Majalah dapet, Langganan majalah gratis dapet, yang terpenting Bisa panas berkobar terpanggang SEMANGAT temen-temen semua. SMANGAT2......!

Terima ksih pak fauzi, pak Isdi, Kang Agah, kang tohir, Pak Abuyahya, Pak Bregas, Bu Anggi, Bu Eka, Bu Leny, Pak Arif, Kang Syaugi, Kang Risdy, Pak Rully, Pak Amir Fauzi, Pak Taufik, Pak Irfan, Pak Yuyu Wahyudin, Kang Alex, .Pak Eko, Pak Sigit, Kang Rama, Pak Ali, Teh Amelia, Pak Hendrata Prabowo, Pak Agus Mupla, Pak Hadi Haryanto.

Semoga kita semua bisa bersinergi. aminnn........

SAlam
Hendra
08156996934

Selengkapnya...

Saturday, May 5, 2007

Perjalan sehari Nan FUUUNtastics

Asalamualaikum wr,wb

Salam SMANGAT

Hari Jum'at tanggal 4 mei kemarin saya bersama Pak Dunun (pengurus tanah&toserba wakaf kuningan) dan Mas Hendi, pergi ke Jakarta tepatnya ke kantor BANZAS dan Tanah Abang. tujuannya tidak jauh2 dari mencari solusi pengelolaan toserba tanah tersebut, hari itu dijadwalkan setelah bertemu pihak dompet dhuafa langsung ke tanah abang untuk bertemu pak Hantiar TDA. Setelah menginjakan kaki ditanah abang walaupun kelelahan dan tidak sempat mandi, saya tetap bersemangat, soalnya mau ketemu temen2 TDA dan Kali aja ada pak Haji Alay(supaya ketularan sukses), maklum saya mengenal TDA hanya dimilis, belum pernah bertemu langsung, hehehe...

Setelah puter2 akhirnya alamat yang dicari ketemu juga, waktu itu kami ke ruko yang menjual perlengkapan muslim, diruko tersebut kami bertemu seorang bapak haji berpakaian serba putih lengkap dengan kopiah putih (dan pada akhir saya baru tahu itu adalah pak haji alay), kami hanya bersalaman lalu langsung menuju ruko baru tempat pak hantiar berada. akhirnya kami bertemu pak hantiar ruko tempat temen2 TDA apprentice menjalankan kapal bisnisnya.(selamet dan sukses ya.....). pak Hantiar sedang melakukan transaksi bisnis dengan tamu dari Dubai, setelah izin dengan tamunya pak hantiar langsung mengajak kami berdiskusi membahas masalah toserba, ada pak Dunun, Pak Ali dari Dompet Dhuafa dan saya yang hanya bisa bengong, Hehe...dari pakaian saja saya paling tidak rapih (atasan jaket, bawahan jeans belel+sepatu kanvas), lo kok minder dra...santai ajah...yang penting sopan dan SMAGAT!!!!! maklum bapak2 yang lainnya pake batik dan kemeja....

walaupun kekurangan kursi....diskusi tetap berlangsung...bla...bla...bla...bla.....dan pada akhirnya belum juga bisa ditemukan titik temu bagaimana toserba wakaf tersebut akan dijalankan. karena hari jum'at sehingga diskusi pun dihentikan tanpa kesimpulan akhir yang memastikan. setelah pamitan saya bersama pal Dunun langsung pulang,,,,eit,,,,ntar dulu ada yang ketinggalan. disitu saya juga sempet kenalan sama Mas Edi, salah satu Temen TDA apprentice. dan bertemu lagi dengan yang saya tunggu2 pak haji Alay, walau hanya sempet salaman yang kedua kalinya(sebenarnya tadi sudah tetapi belum sadar bahwa itu pak Haji Alay...Gubrak?!?!?!) saya merasa sangat senang, dan tentu saja tambah SMANGAT!!!hehehe....

DAri Tanah abang perjalanan dilanjutkan ke Cimahi trus Bandung, sepanjang perjalanan ini saya hanya terkantuk2, maklum kelelahan euy.....dan sempet juga ditilang ku polisi bandung euy...ampun pak...ampun....

akhirnya jam 8 malam saya sampai dirumah tercinta,,,,ya begitulah perjalanan yang menurut saya sarat pelajaran dan wawasan baru....Cara berdiskusi pak Hantiar, Ramainya transakasi di tanah Abang, Kesederhanaan Pak Haki Alay, Kesabaran Pak Haji Dunun,dll.....
semoga hari esok akan lebih baik lagi, Amin...

SAlam SMANGAT!!!

Hendra Selengkapnya...

Monday, April 23, 2007

The Pursuit Of Happyness

Untuk ketiga kalinya, saya dan istri menonton film ini The Pursuit of
happyness, sungguh film yang bagus ... sampai benar2 saya merasa
speachless. Film yang di mainkan oleh
Will Smith ini menceritakan tentang perjuangan, rasa syukur ,bahagia ,
enterpreneur dan tanggung jawab seorang ayah.

Film ini adalah true story, seperti dalam biographinya Crish Gardner.
Di mulai pada tahun 80, Gardner adalah seorang ayah dari Cristopher
(Jaden Smith )
Dan seorang istri (Thandie Newton) yang mulai karir dari seorang
salesman. Tinggal di apartemen pinggiran kota San Fransisco.

Karena beban hidup yang berat, mereka memutuskan untuk berpisah , dan
Gardner menjadi single father. Dalam tekanan hidup yg sungguh berat
tanpa tempat tinggal, bahkan tanpa penghasilan, tetap ia selalu merasa
bahagia.

Dan nilai2 itu selalu dia tanamkan kepada anaknya. " kalau kamu punya
impian, kamu harus selalu melindunginya, dan tugasmu untuk meraihnya,
titik " dialog itu yang selalu terngiang-ngiang di telinga saya .
Walaupun tanpa modal koneksi & pendidikan Gardner akhirnya diterima
dan magang tanpa gaji di perusahaan broker saham Dean Witter Reynolds.

Dia menjalani karirnya dg bahagia, pagi kerja , malam tidur entah di
mana.... di altar gereja, kereta, atau di toilet.

Tahun 1987 Crish Gardner adalah founder dari Gardner Rich & Co di
Chicago yang sekarang telah menjadi Gardner International Holdings .
Saat ini dia aktif sebagai donatur tetap beberapa lembaga sosial,
pemberdayaan & pendidikan anak. Tinggal di NewYork dan Chicago dg 2
orang anak.

Ada hal2 yang bisa kita pelajari dari film ini, tentang keyakinan,
daya juang dan proses menuju tujuan kita.

Satu hal yang penting , kita sudah take action .... komitmen dan yakin
.... mengenai hasilnya ?
Kita serahkan saja kepada yang Di Atas.

Salam Fuuuntastic

Try Atmojo
http://tryatmojo.blogspot.com

APAKAH AKTIFITAS ANDA HARI INI MENUJU KE ARAH DREAM ANDA ?

NB: Setuju Pak! ayo lindungi, dan berusaha sekuat tenaga serta pikiran untuk meraih end of mind kita!!!SMANGAT!!! Selengkapnya...

Wednesday, April 4, 2007

Hasil Survey Proyek Toserba

Proyek Pembangunan Toserba "PANAMA"
Temen2 TDA ini Hasil Survey Saya ke lokasi Toserba Tanah Wakaf di Kuningan Jabar, kemaren saya bertemu langsung dengan pemilik Proyek Pak Haji Dunun, Menurut Beliau Silahkan Toserba ini Dikelola dengan sitem bagi hasil, Dengan pihak Pertama Dompet Dhuafa dan pihak kedua adalah pengelola.Toserba ini Siap Pakai, Urusan bangunan menjadi tanggung jawab Pihak pertama, Pihak Kedua tinggal mengelola dan Mengisi barang.
Kemarin selain melihat Lokasi saya juga diajak berkeliling melihat situasi dan kondisi pangsa pasarnya, insya allah data lengkap mengenai data ini menyusul.
Silahkan Temen2 TDA yang tertantang untuk mengambil peluang ini untuk segera merespon, lebih cepat lebih baik sebelum kesempatan ini diambil oleh orang lain dan kita hanya bisa menonton.ACTIONS!!!ACTIONS!!!
Informasi Ini masih belum lengkap, jika ada yang kurang dimengerti silahkan email saya atau posting di milis TDA.Trims

  • Letak Geografis : Berada diatas tanah hak Milik yang terletak tepat di pinggir jalan Raya Cirebon-Kuningan Km 18, atau di blok Kalijaga Desa Sampora Kecamatan Cilimus Kabupaten Kuningan.
  • Luas Bangunan : Luas Keseluruhan 7720 m persegi, yang terdiri dari, bangunan utama 2 lantai, areal parkir depan & belakang, Gudang, Dapur karyawan, Toilet, KiosLokal/independen, Kantor, lahan untuk Pengembangan.
  • Sistem Kerjasama : Bagi hasil dengan sistem Sefleksibel mungkin
Silahkan Lihat photo2nya



















Selengkapnya...

Tentang Proyek TOSERBA di Kuningan

Assalamualaikum wr, wb.

Salam FUUUNtastics

Menindaklanjuti telepon dari pak Hantiar tadi malam, bahwa saya diamanahkan untuk bertemu dengan pemilik Toserba PANAMA di Kuningan, Jabar. Alhamdulillah siang tadi saya sudah bertemu dengan Pak Haji Dunun, Pemilik Proyek tersebut. alhamdulillah juga saya disambut dengan sangat baik, waktu saya datang beliau sedang bersantai sambil mengawasi pesantren dan santri2nya yang tepat berada didepan rumahnya. langsung pada tujuan utama, setelah berbasa tidak basi, dan curhatan pak haji tentang proyeknya akhirnya saya langsung diantar menuju ke lokasi (photo-photonya insya Allah besok saya uploud di Blog saya.) kondisi bangunannya masih 80 % persen (sudah menghabiskan dana sekitar 3,5 milyar) dengan luas bangunan + areal parkirnya 3720 m persegi. tepat berada di pinggir jalan Cirebon-Kuningan Km 18. yang terdiri dari 2 lantai( lantai 1 basement dan lantai 2 sejajar dengan jalan). untuk jangka panjangnya akan dikembangkan menjadi wilayah terpadu(Pesantren, Masjid, Lap Olahraga Dll.) denah pengembangan dan proposalnya sudah ada pada saya.

Nantinya TOSERBA ini bisa Diisi Oleh Rekan2 TDA, Sesuai Dengan Bidangnya Masing2, Garment, IT, Sepatu, Food dll. Selan itu dibutuhkan juga orang2 yang siap mengelola TOSERBA ini, ayo yang muda2 Smangat!!!Senior2 juga!!!

Setelah melihat lokasi saya diajak berkeliling didaerah sekitar Toserba, untuk melihat langsung Pangsa Pasar dan target konsumen(data-data kuantitatif dan kualitatifnya lengkap sudah ada). kesimpulannya beliau sangat berharap sekali, TOSERBA ini sudah bisa beroperasi sebelum bulan Ramadhon, jadi beliau sangat mengaharapkan ada keseriusan bagi yang berminat untuk mengelola, menurut beliau Masalah bangunan tanggung jawab beliau dan pihak Dompet Dhuafa, pengelola tinggal menempati & menjalankan saja(mengelola dan mengisi barang). dengan sistem bagi hasil. intinya segalanya bisa dimusyawarahkan dan diatur sefleksibel mungkin.

Wilayahnya sendiri sedang berkembang, Didepan toserba baru dibangun komplek perumahan dan sudah terisi penuh. Untuk Toserba lainnya didaerah kuningan, belum ada yang seluas ini kecuali Sury toserba. Menurut pak haji Dunun, beliau mendirikan Toserba ini Bekerja sama dengan Pihak Dompet Dhuafa yang nati sebagian hasilnya akan dialokasikan untuk kaum Dhuafa.Tujuan yang sangat Mulia sekali. masih menurut beliau proyek ini sangat prosfektif dunia akhirat, beliau sendiri malah diakan mentarget apa2 kepada pengelola.

Setelah berbincang panjang lebar, beliau sangat mengharapkan proyek ini terrelisasi dengan cepat, mengenau masalah bangunan sudah ada dan tambahan 1,4 milyar. beliau tinggal menunggu siapa yang siap mengelola Toserba ini. tinggal tanda tangan, finishing segera dilaksanakan. target Bulan mei proses finishing sudah beisa berjalan. AYO TDA'NERS SIAP GA????ACTIONS!!!

menurut saya perlu dibentuk tim khusus untuk menindak lanjuti proyek ini, saya sendiri setelah melihat kondisinya. menyatakan sunguh2 sangat siap!!bagaimana dengan rekan TDA yang laen. SIAP???

Subhanallah ini kesempatan yang sangat Funtastics sungguh sayang untuk dilewatkan!Ayo Gimana Rekan TDA??ditunggu ACTIONSnya??? Saya sangat merekomendasikan rekan2 untuk melihat langsung lokasinya.
Kapan Lagi ada Kesempatan seperti ini, akhirat dapet Dunia dapet!!!Bagi yang sangat2 serius tertarik silahkan reply email ini beserta Nama Beserta Keterangan Lengkapnya.


mohon maaf saya belum pandai bercerita, keterangan ini masih jauh dari lengkap seperti apa telah saya terima dari pak Haji Dunun, jadi Silahkan Ajukan Pertannya kesaya.Insya Allah Bisa Lebih Membantu. oh iya Pak Hantiar Bagaimana menurut Hemat Bapak?

AYO TDA'ners Ditunggu Double Actionnya!!!!!

salam FUUUntastics

Hendra
08156996934 Selengkapnya...

Wednesday, March 28, 2007

Think Like a Child

Sasha, anak saya yang pertama, punya sebuah “buku
impian” yang ditulis diam2 di kamarnya. Kemarin, saya
memperoleh privilege untuk membaca buku impian nya.
Dan saya cukup kaget dengan apa yang ditulis anak
saya. Isinya dahsyat. Mulai dari nama SMP favorit
(dengan tulisan besar2 dibawahnya: Diterima!), nilai
yang ingin dicapai lulus SD nanti, dengan siapa dia
ingin menikah (ya, padahal dia baru 11 tahun),
keinginan punya pesawat terbang sendiri, rumah di
Hollywood dan Itali, bahkan dicantumkan juga punya
uang sebesar $ 96 trilyun. Ya, dia menulis dalam
dollar dan nol dua belas. Bapak nya saja tidak berani
bermimpi se-dahsyat itu. Hampir saja saya nyletuk:
“Emang kamu siapa? Paris Hilton?”

Saya jadi teringat cerita ikon internet marketing
Indonesia, Anne Ahira, sewaktu mengikuti seminar
internet marketingnya beberapa waktu lalu. Ahira kecil
juga adalah pengkhayal yang hebat. Saking ingin nya
keliling dunia, ia pernah menempelkan foto diri nya di
kalender yang berisi gambar2 kota dunia. Jadi waktu
kecil Ahira sudah punya “foto” dirinya didepan obyek
wisata dunia, seperti misalnya di depan Golden Gate,
Menara Eiffel, dsb. Gambar-gambar tadi di fotocopy dan
ditempel di dinding. Ahira kecil ngotot, sekalipun Ibu
nya mencoba meyakinkan bahwa keliling dunia hanyalah
mimpi bagi anak seorang buruh pabrik dan penjual
gado-gado.

Dan belakangan, Ahira dan Ibu nya menangis terharu
setelah melihat foto Ahira yang dimuat di Kompas yang
menggambarkan dia sedang di depan Golden Gate. Pose
nya sama persis dengan foto khayalan Ahira sewaktu
kecil. Luar biasa. Thoughts become Things.

Pikiran anak-anak memang sangat jernih. Saya yakin
sewaktu kecil kita semua berani bermimpi dengan segala
kepolosan kita. Tanpa ada ketakutan-ketakutan apakah
mimpi kita akan menjadi nyata atau tidak. Barangkali
konsep-konsep seperti: berpikir positif, law of
attractions, dsb. sebenarnya sudah diinstall oleh
Tuhan di otak kita semua sejak kita lahir. Hanya
lambat laun pikiran jernih tadi hilang. Hingga saat
kita dewasa, seringkali sangat sulit untuk diinstall
ulang.

Anak-anak berpikir dengan cara yang berbeda dengan
kita. Ada sebuah cerita, seorang konsultan yang sedang
membantu memecahkan masalah di sebuah perusahaan yang
sudah listed di bursa suatu ketika ikut menghadiri
manajemen meeting untuk memecahkan suatu masalah. Sang
konsultan membuat sebuah titik di papan tulis. Dan
bertanya:“gambar apa ini?“. Seluruh anggota manajemen
kompak dengan jawaban:“sebuah titik hitam di papan
tulis putih“. Sang konsultan tiga kali mengulang
pertanyaan yang sama, dan mendapat jawaban yang sama.
Sang konsultan pun geleng-geleng kepala.“Kemarin saya
menanyakan pertanyaan yang sama di sebuat TK, dan
mendapat 50 jawaban yg berbeda...“ Ya, bagi anak-anak,
titik hitam tadi dapat menjadi mata seekor burung,
bola semut, lalat nemplok, dsb. Kreatifitas para
pemimpin puncak perusahaan tadi kalah jauh dengan anak
TK. Padahal kreatifitas sangat diperlukan dalam
memecahkan masalah.

Tidak heran jika Picasso sampai pernah berkata: "Every
child is an artist. The challenge is to remain an
artist after you grow up". Ya, pelan-pelan kita
berubah menjadi orang dewasa dengan meniadakan
kehebatan cara berpikir anak-anak yang super kreatif
itu.

Menurut pengamatan saya, anak-anak ternyata selalu
menerapkan 3B yang seringkali sudah kita lupakan:

Berimajinasi
Anak-anak adalah gudang nya imajinasi. Hari ini mereka
bisa menjadi guru, besok menjadi perawat, besok lagi
menjadi pembalap, dsb. Hari ini bisa perang-perangan
di tengah hutan, besok bisa di dalam pesawat angkasa.
Imajinasi ternyata sangat penting dalam dunia
pemasaran. Saya teringat cerita salah seorang teman
saya yang pekerjaannya seorang marketer. Sebelum
merumuskan strategi marketing. Bahkan jauh pada saat
produk baru sedang di rumuskan, tim mereka
berimajinasi. Misalnya dengan membayangkan bahwa
produk tadi adalah sesosok manusia. Berapa umurnya,
apa hobby nya, pekerjaanya, kemana kalau “hang-out”,
minumnya apa, makanya apa, dst. Ini yang kemudian
menjadi bahan untuk mengembangkan materi-materi iklan.
Karena sudah memiliki imajinasi tentang “karakter“
produk tadi, maka penyusunan program marketing menjadi
lebih mudah.

Buat anak-anak, tidak ada yang tidak mungkin.
Imajinasi mereka spontan dan tidak terlalu memikirkan
“the how” nya. Karena bagi anak-anak semuanya mungkin
terjadi. Justru orang dewasa yang sering “menyabotase”
pikiran jernih mereka dengan kata2: “ah, mana
mungkin”.Bayangkan kalau cara berimajinasi anak-anak
ini kita terapkan dalam menetapkan visi kita kedepan.
Kita tidak akan diganggu dengan pikiran-pikiran
negatif “ah mana mungkin” tadi.

Bermain
Bagi anak-anak semuanya hanyalah permainan. Dengan
demikian tidak ada “masalah” bagi anak-anak. Semua hal
bisa dilihat dari sisi yang menyenangkan. Lihat saja,
sewaktu bencana banjir di Jakarta yang baru lalu,
anak-anak yang justru ceria bermain di tengah banjir.
Anak-anak lebih pandai melihat sisi menyenangkan dari
setiap “persoalan”. Coba kalau ini kita terapkan dalam
keseharian. Betapa “persoalan” akan lebih mudah kita
hadapi. Semua menjadi permainan yang menyenangkan.

Saya dulu punya teman yang hampir putus asa karena
punya banyak hutang. Saya juga sudah bingung mau
ngomong apa. Ketika saya ucapkan kata-kata:” its just
a game man …”, ternyata dia langsung bangkit kembali.
Dia mendapat inspirasi bahwa bisnis yg dia jalani toh
hanyalah permainan. Bahwa skor nya saat ini minus,
hanyalah skor, dan mulai sekarang dia bisa bermain
lebih bagus untuk mendapay skor yang lebih besar. Its
just a game. And its fun!

Belajar
Siapa bilang anak-anak malas belajar. Justru mereka
belajar setiap waktu. Saya pernah baca berita suatu
penelitian di MIT yang menyimpulkan bahwa cara belajar
anak2 itu seperti para scientist. Mereka sangat
tertarik hubungan kausalitas. Bagaimana kalau saya
melakukan ini, apa reaksi nya. Ini adalah dasar
eksperimen. Dan banyak eksperimen yang mereka lakukan.
Bagaimana kalau mobil-mobilan ini ban nya dicopot?
Bagaimana kalau rambut boneka Barbie ini dipotong,
dsb. Rasa ingin tahu yang besar ini, sebenarnya bisa
menjadi pendorong kesuksesan yang luar biasa jika kita
pertahankan hingga dewasa.

Anak-anak belajar secara alamiah untuk menjadi lebih
baik. Seorang bayi yang belajar berjalan, setiap kali
jatuh akan bangkit kembali. Berapa kali seorang anak
terjatuh dari sepeda? Apakah dia akan berhenti dan
meratap. Tidak, dia akan tertawa, bangkit lagi, dan
bersepeda lebih baik. Ini adalah proses belajar yang
luar biasa. Berani mencoba, berani jatuh dan berani
mengevaluasi diri, ini yang sayangnya sering hilang
pada saat kita menjadi manusia dewasa.

Jadi, kalau Anda sekarang adalah anak-anak, Anda mau
menjadi siapa? Menjadi Spiderman? Batman? Donald
Trump? Atau mau jadi Paris Hilton? Selamat
berimajinasi.

Fauzi Rachmanto
http://fauzirachmanto.blogspot.com

saya sangat setuju dengan pak Fauzi, ayo bebaskan impian anda, jangan pernah takut bermimpi, dan lebih afdol lagi jangan hanya cuma bisa mimpi doang.Dreams, Strategi ActionS!!!bermimpilah mempunyai istana setinggi langit, dan berusahakeraslah membangun tangga-tangganya. Selengkapnya...

Friday, March 23, 2007

Yoyox: Ujian Ketika Akan Berubah Menjadi TDA


Rekan TDAers....
Perkenalkan saya Yoyox, adiknya Hadi Kuntoro yang ada di kampung..saya bergabung di TDA sudah cukup lama tapi sebagai passive member yang hanya baca dan baca dari postingan rekan-rekan semua...Dari hasil baca milis TDA, tulisan-tulisan di blog rekan-rekan yangsangat "membakar", semua menggerakkan saya untuk menuju ke TDA...

Terus terang, saya iri dengan cerita rekan-rekan yang bisa berkumpulbersama, nonton film bersama dsb. Saya sangat ingin bergabung untuk semua hal itu. Namun satu hal yang membatasi saya adalah WAKTU. Sayatidak mempunyai waktu untuk hal itu karena saat ini saya masih menjadi TDB murni di sebuah bank swasta nasional di Kabupaten Wonosobo, dengan jabatan sebagai Unit Manager.

Setelah saya membaca buku-buku dari rujukan rekan-rekan TDA ditambah dengan renungan mengenai apa yang akan saya peroleh 5 tahun kedepan,akhirnya saya memutuskan, insya Allah, saya akan tinggalkan TDB padatanggal 1 April 2007 nanti, saya ingin mengelola toko kerudung Rabbani yang selama ini dikelola oleh istri saya, dan yang "kebetulan" juga toko saya yang ditunjuk oleh Rabbani sebagai Branch untuk distribusi kerudung Rabbani di wilayah Jawa Tengah.

Ujian baru dimulai.....Awal maret lalu saya membuat surat pengunduran diri saya ke ClusterManager. Smua tercengang tidak percaya... Ada apa ini? Ada yangberpikir saya hanya membuat sensasi, ada yang bilang ini adalah April MOP, ada juga yang bilang itu trik saya agar gaji saya dinaikkan...Saya hanya tersenyum...

Anehnya, 1 minggu kemudian anak buah saya etos kerjanya sangat luarbiasa... Mereka bisa bekerja melampaui target. Dan salah satu darimereka yang selama ini selalu tidak setuju dengan kebijakan-kebijakanyang saya bangun, tiba-tiba jadi penurut dan selalu menyempurnakan apa yang menjadi ide saya, yang saya harapkan dari dulu...

Hal itu semua yang akhirnya membuat Unit Kerja yang saya Pimpinmenjadi terbaik di wilayah Cluster... Padahal waktu saya mulai bergabung di Unit Wonosobo pada bulan November 2006 , unit inibukanlah unit unggulan. Banyak Kredit macet yang harus saya selesaikan, NPL 30%, pencapaian loan kredit 70% dari target, dan etos kerja dari karyawan yang ada sangat jauh dari harapan...Dan dengan waktu 4 bulan saya setidaknya dapat membuat unit ini grafiknya membaik dan mulai merangkak naik...

Tiap pagi di morning briefing semua karyawan yang ada meminta sayauntuk mencabut resign saya, mereka mau melakukan apa saja. Bahkan adayang bersedia kerja diluar jam kantor dengan tidak dibayar lembur asalkan saya masih memimpin mereka... Saya juga ditelpon langsung dari Wilayah, mengabarkan kalo grade saya naik dan gaji juga naik...

Subhanallah...Bimbang? Benar... saya merasakan kebimbangan yang amat sangat, apalagi waktu saya melihat slip gaji yang saya terima... Ada insentif yang besarnya hampir 4X gaji saya...
Saya tercenung.... ini ujian bagi tekad saya untuk menuju TDA, atau ini petunjuk dariNya bahwa jalan terbaik bagi saya adalah TDB?

Saya konsultasikan dengan istri mengenai hal ini... komentar istri,biar digaji 10x lipat pun, TDA akan jauh lebih baik..Kebetulan saya baca cuplikan di koran lama, yang isinya renungantentang 'waktu'... yang isinya jika ada satu hal yang dijual dimana pun, dengan harga berapa pun, oleh siapa pun dan pasti akan dibelitanpa ada penawaran adalah WAKTU... jadi waktu adalah hal yang sangat berharga dalam hidup.....dan TDA akan punya waktu...

So, apakah ini petunjuk? atau hanya referensi? TDAers.... saya sangat berterima kasih apabila ada yang sudi memberikan masukan....

Yoyox,
Member TDA, Wonosobo




Selengkapnya...

Wednesday, March 21, 2007

To Be Or Not To Be

Seorang pemimpin bangsa Cina modern, Dr. Sun Yat Sen, adalah orang yang menpopulerkan semboyan “to be or not to be”. Secara bebas, semboyan tersebut bisa diterjemahkan menjadi : “berhasil atau tidak berhasil”.

Kata-kata tersebut mengandung arti yang dalam. Manusia harus selalu menyadari bahwa sistem dualisme selalu mengatur dunia ini dalam dua kutub yang saling berlawanan. Ada gelap ada terang, ada tinggi ada rendah, ada besar ada kecil dan seterusnya. Oleh sebab itu, dalam mengejar suatu cita-cita, perlu selalu dipahami bahwa pilihannya juga hanya ada dua, yaitu berhasil atau gagal.

Berhasil berarti kemenangan, gagal berarti kehancuran. Maka, dalam hal perjuangan mencapai cita-cita luhur, tidak ada kompromi. Tidak ada pilihan untuk setengah berhasil atau setengah gagal. Yang ada hanya “berhasil” ! Kita menolak kegagalan, sehingga kegagalan harus dicoret dari kamus kehidupan kita.

Para pemimpin telah menetapkan bahwa pilihan harus hanya satu, yaitu “berhasil”. Tidak pernah ada kegagalan. Yang mungkin ada hanyalah “belum berhasil”, bukan kegagalan.

Para kandidat yang ingin menjadi pemimpin usaha yang berhasil, harus benar-benar mengambil intisari pelajaran ini. Tidak akan pernah ada kegagalan, selama kita belum berhenti berusaha. Sir Winston Churchill mengatakan : “Jangan mengaku kalah ! Jangan, jangan dan jangan pernah menyerah dalam hal apa pun yang Anda lakukan !”

Perlu dimengerti bahwa suatu perjalanan panjang menuju cita-cita adalah suatu garis penghubung antara dua titik yang saling berjauhan, yang satu di sini yang lain nun jauh di sana, dan diantara keduanya terdapat serangkaian gunung terjal serta lembah dan jurang yang curam. Gunung terjal menempatkan kita di posisi ketinggian pada satu saat, sedangkan lembah dan jurang mengharuskan kita berada di kerendahan pada saat berikutnya.

Tidak ada sesuatu yang salah dengan hal itu, semua wajar-wajar saja dan memang seharusnya begitu. Demikian juga berbagai kemenangan dan kejatuhan kecil sepanjang perjalanan menuju sukses, adalah suatu hal yang wajar-wajar saja dan memang harus dilalui. Tidak ada jalan pintas. Tiada kebahagian tanpa pengorbanan, jer basuki mowo beo, pepatah Jawa mengatakan.

Sebuah perjalanan hidup adalah sebuah proses belajar tanpa henti. Tidak ada garis finish, kecuali saat kematian. Dan aturan alam menghendaki bahwa proses belajar memang harus sarat dengan jatuh bangun, karena jatuh bangun akan membuat manusia menjadi makin matang dan piawai. Jatuh bangun membentuk pengalaman, sedangkan pengalaman adalah guru terbaik bagi siapa pun.

Seseorang yang belajar mengendarai sepeda akan lebih mahir setelah mengalami jatuh bangun sebanyak 100 kali daripada orang lainnya yang hanya mengalami hal itu sebanyak 50 kali. Seorang anak balita (usia di bawah lima tahun) yang mengalami jatuh bangun lebih banyak ketika belajar berjalan, akan lebih kuat dan lebih waspada daripada anak lainnya yang mengalaminya lebih sedikit.

Demikian juga seorang uahawan yang berkali-kali mengalami kejatuhan sebelum sukses, akan menjadi pengusaha yang tangguh dan tak perlu diragukan lagi kepiawaiannya.

Berdasarkan hal-hal itu, tulisan ini ingin memberi pesan kepada semua saja, baik yang sudah dalam proses jadi pengusaha mau pun yang masih menjadi karyawan, agar dalam usaha mewujudkan cita-cita jangan sekali-kali mengenal kata menyerah.

Nikmatilah kerja, karena kenikmatan sejati terletak pada penjiwaan dan penghayatan kerja, bukan pada hasilnya, baik berupa uang mau pun materi lainnya. Kenikmatan kerja sifatnya abadi, sementara kenikmatan materi bersifat sementara, berjangka pendek dan menyesatkan.


Rusman Hakim
Pengamat Kewirausahaan

E-mail: rusman@gacerindo.com
Web: http://www.gacerindo.com
Blod: http://rusmmanhakim.blogspot.com
Mobile: 0816.144.2782 Selengkapnya...

Mengupgrade keberuntungan

Setiap hari kita semua bertemu peluang. Orang yang hari ini Anda temui
mungkin membawa peluang. Bis yang Anda tumpangi, juga membawa peluang.
Beras mahal yang terjadi saat ini, juga membawa peluang. Semua
kejadian random menciptakan banyak peluang. Orang-orang tertentu
ternyata lebih mampu menarik keuntungan dari peluang itu. Tergantung
bagaiaman kita memandang kejadian tersebut, sama dengan istilah
crisis, yg artinya bahaya + peluang, hanya orang2 yg beruntung yg
dapat memanfaatkannya. Banyak contoh kejadian yg telah kita saksikan,
krisis ekonomi 97 telah membawa mayoritas perusahaan & orang2 pada
situasi keterpurukan, tetapi ada minoritas orang yg mengambil peluang
pada saat tersebut, dan terbukti sampai hari ini mereka2 luar biasa
sukses, ya hanya orang yg "beruntung" yg dapat mengambil kesempatan
tersebut,mengutip beberapa tulisan lain,
kita percaya bahwa kita bisa meningkatkan keberuntungan. Dengan
kecerdasan aspirasi, kita menjadi peka terhadap semua hal yang
membantu terwujudnya impian kita. Dengan kecerdasan spiritual kita
yakin bahwa kejadian yang tampak random itu sebenarnya bukanlah random
, sehingga kita yakin bahwa ask ( do'a ) menjadi penting untuk menarik
`keberuntungan', sedekah menjadi penting untuk menarik keberuntungan,
berbuat baik juga menjadi penting untuk menarik keberuntungan, dan
sebagainya. Dengan kecerdasan power kita menjadi peka terhadap peluang
yang bisa dimanfaatkan. Dengan kecerdasan emosi, kita jadi mau untuk
menindaklanjuti peluang yang terbuka. Dan kreatifitas daya cipta
kecerdasan intelektual membuat kita mampu mengatasi problem-problem
yang muncul.

Keberuntungan itu seperti bermain sepakbola. Kita punya tujuan yang
jelas, yaitu mencetak gol. Lalu sebagai pemain kita harus terus
bergerak mencari posisi yang menguntungkan. Suatu ketika bola
–mungkin- akan lewat di depan kita (ini namanya keberuntungan!). Kita
tendang, dan… belum gol. Lalu kita berlari-lari lagi mencari posisi,
dan menyiasati gerakan lawan. Lalu bola melintas lagi di depan kita.
Kita tendang, dan… gol! Jika kita punya cita-cita (aspirasi), punya
semangat dan keyakinan (spiritual), punya ketabahan (emosi), punya
siasat (power), dan punya kemampuan menendang ala David Beckham
(intelektual), maka kondisi lapangan dan permainan saat itu bisa
mendatangkan keberuntungan bagi kita. (Selanjutnya kenapa Beckham
lebih laris sebagai bintang iklan dibandingkan Figo, dsb, yah itulah
keberuntungan dari Yang di Atas, yang ini sih belum bisa dimodelkan.)

Salam Fuuuntastic
http://tryatmojo.blogspot.com/ Selengkapnya...

Take Action NOW!

Pembaca,
Hari ini saya khususkan untuk memuat sharing pengalaman para Action Member TDA yang menurut saya luar biasa kisahnya.

Sebagaimana slogannya, "Take Action Miracle Happen, No Action Nothing Happen" telah terbukti berulang kali dan selalu saya posting kisah-kisah "winning" itu di blog ini. Hanya orang-orang yang bertindaklah yang akan menjadi pemenang. Hanya para pemainlah yang mendapat piala, bukan pengamat, apalagi kritikus.

Hanya orang-orang yang "berkeringat"lah yang akan mendapat hasilnya, bukan orang yang berpangku tangan dan terus meragukan segala sesuatunya. Peradaban dunia dibangun oleh orang-orang seperti ini.

Ayo, take action. Terjun ke lapangan. Jangan tunggu waktu yang tepat, kondisi yang sempurna. Sebab, itu semua tidak akan datang.

Sekaranglah saatnya bertindak. Sekaranglah saat terbaik itu. Kesempatan yang disia-siakan itu tidak hilang. Kesempatan itu tetap ada. Cuma berpindah kepada orang-orang yang siap menerimanya. Kepada orang yang open minded dan menerimanya dengan tangan terbuka.

Alhamdulillah, banyak sekali kesempatan terbentang bagi mereka yang take action. Di TDA sendiri telah terbukti. Banyak sekali peluang berseliweran setiap hari, menunggu siapa yang akan meraihnya.

Ayo, tunggu apa lagi. Change your live now! Or, some body else will....

Salam FUUUNtastic!
Take DOUBLE Action NOW!

Roni
http://www.roniyuzirman.blogspot.com/ Selengkapnya...

Ananto : Sharing TDA Lapak Tangerang

Assalamu'alaikum wr wb.

Saya ingin berbagi dengan menuliskan pengalaman kami berdua (Ananto & Ajeng)yang digerakkan oleh Allah SWT untuk membuka lapak di Benton Junction malamminggu kemarin.

Kamis: baca-baca milis ttg Benton Junction Saturday Night Market, menantangbanget nih...

Jumat: kuputuskan untuk cuti, berdua sama istri tengok Pak Aris yg lagi apprentice di Tanah Abang, beli kaos di tempat Pak Aris sekitar 600 ribu, diantar Pak Aris ke ruko Pak Haji Alay, ketemu Mas Didin dan Ibu Sonya, langsung beli Jaket dan Celana Gunung, abis 1,6 juta. Alhamdulillah ketemudan ngobrol dengan Pak Haji. Dari Mas Didin dapat no hp Mas Edi TDA Lapak.

Sabtu siang: sms Pak Edi, minta izin mau ikutan buka lapak di Benton... izingranted jam 3 sore, datang aja, nanti ketemu di benton jam 5 sore, kata PakEdi. Ngebut dari Depok jam 3 sore, sampe Benton jam 5 lewat dikit setelah muter2 cari tempatnya. Ketemu Mas Try dan Pak Yusef, 2 dedengkot TDATangerang, kenalan, ngobrol sambil nunggu Pak Edi datang...

Maghrib datang, Mas Edi datang.... oopss belum dapat tempat, Pak Edi kasih opsi 1 lapak untuk berdua dengan Mas Budi, thanks Pak Edi. OK, langsung turunin barang dari mobil, baru turun Alhamdulillah istri yang nungguin lagiberes2, langsung datang pembeli, deal 2 sprei total 200 ribu. Subhanallahbelum dibuka sudah ada yang beli. Begitu dibuka pembeli datang, datang dandatang..... omzet terus naik... dari 200 ribu, jadi 500 ribu... terus 1juta... terus 1,4 juta.... dan Alhamdulillah omzet ditutup pada level 1,6juta dari jam 6 - 11 malam. Kami hanya berusaha, soal rezeki Allah yangmemberinya.... Dream, Strategy, Actions, semua terjadi kurun waktu 3 hari,miracle happens.

Di tengah jualan, Pak Haji Alay datang menyapa semua teman2 TDA yang membukalapak. Senang ketika Pak Haji bilang, Anda sudah TDA (Take Double Actions).

Apalagi pulang dari Benton, istri dapat pesanan dari 2 Ibu-ibu yang pesansprei dalam jumlah yang besar.

Alhamdulillah ya Rabb.Ayo.... Action Members, saatnya jualan di mana saja.... Benton Junction,Bintaro Sektor 9, TMII, Pemda Cibinong dll.... ini cocok sekali untuk TDB yang akan bertransformasi ke TDA.

Wassalam,
Ananto Pratikno0815 18000 20 GwGuyur Pusat Cuci & Spa Motor Profesional
Ajeng 0812 811 6879 AnandaFood & AnandaCollections Selengkapnya...