Monday, March 26, 2007

Industri Garmen Memang Sedang Terpuruk

Merujuk pada Tulisannya Bapak Roni, Tahun Buruk Untuk Garmen
kemarin hari senin, saya mendapatkan bukti baru, kami pedagang-pedagang (khususnya pedagang garmen) di PUSAT GROSIR CIREBON (PGC) melakukan demonstrasi damai ke DPRD Cirebon. tuntutan kami adalah supaya DPRD bisa menjembatani dan memberi masukan mengenai kondisi perekonomian yang sedang lesu, daya beli masyarakat turun tetapi kami para pedagang harus terus berusaha keras membayar cicilan kios, 4-5 bulan terakhir ini malah sering nombok atau pendapatan tidak bisa menutupi kewajiban. berbeda dengan tahun kemarin omzet di toko keluarga saya saja bisa mencapai 300% dari bulan2 terakhir ini. sebenarnya masalah ini sudah sering dibahas, dan salah satu usulan dari kami adalah perpanjangan cicilan kios dari 3 tahun menjadi 5 tahun. tetapi pengelola tidak/belum setuju, oleh karena itu kami mendaangi DPRD untuk mencari solusi bersama.

memang pengelola sudah sangat bijak sekali, dengan memperpanjang batas tunggakan dari 3 bulan menjadi 6 bulan. tetapi kondisi tidak kunjung membaik, bukannya menyalahkan keadaan, saya sendiri sudah sering mengadakan sensational offer untuk meningkatkan penjualan, tetapi memang daya beli sedang menurun. semoga kami semua bisa bertahan. Amin...

Tanggapan dari DPRD pun sangat menentramkan kami, mereka berjanji akan membantu menyelesaikan masalah ini, semoga bukan hanya sekedsar janji. Amin..

sampai kemarin saya sendiri baru mengetahui bahwa sebagian besar pedagang disini kesulitan membayar cicilan kios. alhamdulillah kios kami sendiri masih bisa bertahan, walaupun hanya cukup untuk membayar cicilan dan karyawan, bahkan sesekali pendapatan tidak menutupi, tetapi reziky selalu ada, misalnya suplier-suplier kami yang begitu baik hati meminjamkan barang, dan saudara-saudara yang selalu siap membantu. pengalaman kesulitan ini justru semakin menguatkan kami, semakin mengasah pikiran kami, semakin mendekatkan kami sama sang maha pemilik rezeky.

semoga semuanya berjalan lebih baik lagi...
SMANGAT!!!

Salam,

Hendra Selengkapnya...

Saturday, March 24, 2007

Welcome To The Jungle...


Selamat dan Sukses
Kemarin, Sabtu tanggal 24 Maret 2007 sahabat-sahabat saya khususnya Rizal, Agus Rahmi, Daniel, Ricky, Reni dan temen Ilmu Ekonomi Pembangunan diwisuda sarjana dari Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto. yang masih nyusun skripsi dan kuliah ayo SMANGAT!! jangan terlalu cinta sama kampus...hehe..khususnya buat Indah ayo SMANGAT!!Suasananya panas tetapi penuh dengan kebahagiaan, haru, bangga, senyuman, kata-kata selamat saling terucap. Setelah menempuh dunia perkuliahan selama 4,5 tahun. Mungkin sama seperti yang saya rasakan 3 bulan kemarin ketika sedang diwisuda. Sangat kontras dengan situasi diluar gerbang tempat wisuda, karena rekan-rekan mahasiswa lain sedangberjuang melakukan demontrasi + berorasi menuntut penggagalan rencana BHP UNSOED.

Ada hal yang selau menjadi bahan gurauan teman-teman dikala wisuda "selamat anda menjadi pengangguran", "welcome di dunia pengangguran" begitu kata temen-temen yang sudah diwisuda terlebih dahulu tetapi belum bekerja atau "siap-siap akrab dengan kantor pos dan internet" maksudnya untuk mengirim lamaran kerja, begitulah kata-kata yang sering terlontar...

Ya memang kebahagiaan selama wisuda biasanya cuma berlangsung 3 hari sampai 1 minggu, setelah itu..siap2 disibukan dan dibingungkan oleh langkah2 pencapaian cita-cita. Ada yang Sekolah lagi , magang, melamar kerja, Kerja di BI atau bantu ibu, mengurus bisnis keluarga, nekad merantau atau ada yang mau santai-santai dulu dan bahkan langsung nikah..^_^, kalo bisa dan mau mah ciptain lapangan pekerjaan yaa...ga perduli itu sekecil dan sebesar apa?nih ada kata-kata menarik dari temen di member TDA pak Eko"Ga perlu Hebat Untuk Memulai, Tetapi Mulailah Untuk Menjadi Hebat"

Percaya deh semuanya pasti mengalami hal yang sama (kaya paranormal..) tetapi apapun itu.. semoga kalian sukses dengan jalan dan cita-cita kalian masing-masing...jangan pernah untuk saling melupakan. Bermimpilah mempunyai istana setinggi langit dan berusaha keraslah untuk membangun tangga tangganya.

Welcome to the jungle..ayo SMANGAT!!!kehidupan pasti lebih keras lagi....
SMANGAT!!!
Selengkapnya...

Friday, March 23, 2007

Yoyox: Ujian Ketika Akan Berubah Menjadi TDA


Rekan TDAers....
Perkenalkan saya Yoyox, adiknya Hadi Kuntoro yang ada di kampung..saya bergabung di TDA sudah cukup lama tapi sebagai passive member yang hanya baca dan baca dari postingan rekan-rekan semua...Dari hasil baca milis TDA, tulisan-tulisan di blog rekan-rekan yangsangat "membakar", semua menggerakkan saya untuk menuju ke TDA...

Terus terang, saya iri dengan cerita rekan-rekan yang bisa berkumpulbersama, nonton film bersama dsb. Saya sangat ingin bergabung untuk semua hal itu. Namun satu hal yang membatasi saya adalah WAKTU. Sayatidak mempunyai waktu untuk hal itu karena saat ini saya masih menjadi TDB murni di sebuah bank swasta nasional di Kabupaten Wonosobo, dengan jabatan sebagai Unit Manager.

Setelah saya membaca buku-buku dari rujukan rekan-rekan TDA ditambah dengan renungan mengenai apa yang akan saya peroleh 5 tahun kedepan,akhirnya saya memutuskan, insya Allah, saya akan tinggalkan TDB padatanggal 1 April 2007 nanti, saya ingin mengelola toko kerudung Rabbani yang selama ini dikelola oleh istri saya, dan yang "kebetulan" juga toko saya yang ditunjuk oleh Rabbani sebagai Branch untuk distribusi kerudung Rabbani di wilayah Jawa Tengah.

Ujian baru dimulai.....Awal maret lalu saya membuat surat pengunduran diri saya ke ClusterManager. Smua tercengang tidak percaya... Ada apa ini? Ada yangberpikir saya hanya membuat sensasi, ada yang bilang ini adalah April MOP, ada juga yang bilang itu trik saya agar gaji saya dinaikkan...Saya hanya tersenyum...

Anehnya, 1 minggu kemudian anak buah saya etos kerjanya sangat luarbiasa... Mereka bisa bekerja melampaui target. Dan salah satu darimereka yang selama ini selalu tidak setuju dengan kebijakan-kebijakanyang saya bangun, tiba-tiba jadi penurut dan selalu menyempurnakan apa yang menjadi ide saya, yang saya harapkan dari dulu...

Hal itu semua yang akhirnya membuat Unit Kerja yang saya Pimpinmenjadi terbaik di wilayah Cluster... Padahal waktu saya mulai bergabung di Unit Wonosobo pada bulan November 2006 , unit inibukanlah unit unggulan. Banyak Kredit macet yang harus saya selesaikan, NPL 30%, pencapaian loan kredit 70% dari target, dan etos kerja dari karyawan yang ada sangat jauh dari harapan...Dan dengan waktu 4 bulan saya setidaknya dapat membuat unit ini grafiknya membaik dan mulai merangkak naik...

Tiap pagi di morning briefing semua karyawan yang ada meminta sayauntuk mencabut resign saya, mereka mau melakukan apa saja. Bahkan adayang bersedia kerja diluar jam kantor dengan tidak dibayar lembur asalkan saya masih memimpin mereka... Saya juga ditelpon langsung dari Wilayah, mengabarkan kalo grade saya naik dan gaji juga naik...

Subhanallah...Bimbang? Benar... saya merasakan kebimbangan yang amat sangat, apalagi waktu saya melihat slip gaji yang saya terima... Ada insentif yang besarnya hampir 4X gaji saya...
Saya tercenung.... ini ujian bagi tekad saya untuk menuju TDA, atau ini petunjuk dariNya bahwa jalan terbaik bagi saya adalah TDB?

Saya konsultasikan dengan istri mengenai hal ini... komentar istri,biar digaji 10x lipat pun, TDA akan jauh lebih baik..Kebetulan saya baca cuplikan di koran lama, yang isinya renungantentang 'waktu'... yang isinya jika ada satu hal yang dijual dimana pun, dengan harga berapa pun, oleh siapa pun dan pasti akan dibelitanpa ada penawaran adalah WAKTU... jadi waktu adalah hal yang sangat berharga dalam hidup.....dan TDA akan punya waktu...

So, apakah ini petunjuk? atau hanya referensi? TDAers.... saya sangat berterima kasih apabila ada yang sudi memberikan masukan....

Yoyox,
Member TDA, Wonosobo




Selengkapnya...

Wednesday, March 21, 2007

To Be Or Not To Be

Seorang pemimpin bangsa Cina modern, Dr. Sun Yat Sen, adalah orang yang menpopulerkan semboyan “to be or not to be”. Secara bebas, semboyan tersebut bisa diterjemahkan menjadi : “berhasil atau tidak berhasil”.

Kata-kata tersebut mengandung arti yang dalam. Manusia harus selalu menyadari bahwa sistem dualisme selalu mengatur dunia ini dalam dua kutub yang saling berlawanan. Ada gelap ada terang, ada tinggi ada rendah, ada besar ada kecil dan seterusnya. Oleh sebab itu, dalam mengejar suatu cita-cita, perlu selalu dipahami bahwa pilihannya juga hanya ada dua, yaitu berhasil atau gagal.

Berhasil berarti kemenangan, gagal berarti kehancuran. Maka, dalam hal perjuangan mencapai cita-cita luhur, tidak ada kompromi. Tidak ada pilihan untuk setengah berhasil atau setengah gagal. Yang ada hanya “berhasil” ! Kita menolak kegagalan, sehingga kegagalan harus dicoret dari kamus kehidupan kita.

Para pemimpin telah menetapkan bahwa pilihan harus hanya satu, yaitu “berhasil”. Tidak pernah ada kegagalan. Yang mungkin ada hanyalah “belum berhasil”, bukan kegagalan.

Para kandidat yang ingin menjadi pemimpin usaha yang berhasil, harus benar-benar mengambil intisari pelajaran ini. Tidak akan pernah ada kegagalan, selama kita belum berhenti berusaha. Sir Winston Churchill mengatakan : “Jangan mengaku kalah ! Jangan, jangan dan jangan pernah menyerah dalam hal apa pun yang Anda lakukan !”

Perlu dimengerti bahwa suatu perjalanan panjang menuju cita-cita adalah suatu garis penghubung antara dua titik yang saling berjauhan, yang satu di sini yang lain nun jauh di sana, dan diantara keduanya terdapat serangkaian gunung terjal serta lembah dan jurang yang curam. Gunung terjal menempatkan kita di posisi ketinggian pada satu saat, sedangkan lembah dan jurang mengharuskan kita berada di kerendahan pada saat berikutnya.

Tidak ada sesuatu yang salah dengan hal itu, semua wajar-wajar saja dan memang seharusnya begitu. Demikian juga berbagai kemenangan dan kejatuhan kecil sepanjang perjalanan menuju sukses, adalah suatu hal yang wajar-wajar saja dan memang harus dilalui. Tidak ada jalan pintas. Tiada kebahagian tanpa pengorbanan, jer basuki mowo beo, pepatah Jawa mengatakan.

Sebuah perjalanan hidup adalah sebuah proses belajar tanpa henti. Tidak ada garis finish, kecuali saat kematian. Dan aturan alam menghendaki bahwa proses belajar memang harus sarat dengan jatuh bangun, karena jatuh bangun akan membuat manusia menjadi makin matang dan piawai. Jatuh bangun membentuk pengalaman, sedangkan pengalaman adalah guru terbaik bagi siapa pun.

Seseorang yang belajar mengendarai sepeda akan lebih mahir setelah mengalami jatuh bangun sebanyak 100 kali daripada orang lainnya yang hanya mengalami hal itu sebanyak 50 kali. Seorang anak balita (usia di bawah lima tahun) yang mengalami jatuh bangun lebih banyak ketika belajar berjalan, akan lebih kuat dan lebih waspada daripada anak lainnya yang mengalaminya lebih sedikit.

Demikian juga seorang uahawan yang berkali-kali mengalami kejatuhan sebelum sukses, akan menjadi pengusaha yang tangguh dan tak perlu diragukan lagi kepiawaiannya.

Berdasarkan hal-hal itu, tulisan ini ingin memberi pesan kepada semua saja, baik yang sudah dalam proses jadi pengusaha mau pun yang masih menjadi karyawan, agar dalam usaha mewujudkan cita-cita jangan sekali-kali mengenal kata menyerah.

Nikmatilah kerja, karena kenikmatan sejati terletak pada penjiwaan dan penghayatan kerja, bukan pada hasilnya, baik berupa uang mau pun materi lainnya. Kenikmatan kerja sifatnya abadi, sementara kenikmatan materi bersifat sementara, berjangka pendek dan menyesatkan.


Rusman Hakim
Pengamat Kewirausahaan

E-mail: rusman@gacerindo.com
Web: http://www.gacerindo.com
Blod: http://rusmmanhakim.blogspot.com
Mobile: 0816.144.2782 Selengkapnya...

Mengupgrade keberuntungan

Setiap hari kita semua bertemu peluang. Orang yang hari ini Anda temui
mungkin membawa peluang. Bis yang Anda tumpangi, juga membawa peluang.
Beras mahal yang terjadi saat ini, juga membawa peluang. Semua
kejadian random menciptakan banyak peluang. Orang-orang tertentu
ternyata lebih mampu menarik keuntungan dari peluang itu. Tergantung
bagaiaman kita memandang kejadian tersebut, sama dengan istilah
crisis, yg artinya bahaya + peluang, hanya orang2 yg beruntung yg
dapat memanfaatkannya. Banyak contoh kejadian yg telah kita saksikan,
krisis ekonomi 97 telah membawa mayoritas perusahaan & orang2 pada
situasi keterpurukan, tetapi ada minoritas orang yg mengambil peluang
pada saat tersebut, dan terbukti sampai hari ini mereka2 luar biasa
sukses, ya hanya orang yg "beruntung" yg dapat mengambil kesempatan
tersebut,mengutip beberapa tulisan lain,
kita percaya bahwa kita bisa meningkatkan keberuntungan. Dengan
kecerdasan aspirasi, kita menjadi peka terhadap semua hal yang
membantu terwujudnya impian kita. Dengan kecerdasan spiritual kita
yakin bahwa kejadian yang tampak random itu sebenarnya bukanlah random
, sehingga kita yakin bahwa ask ( do'a ) menjadi penting untuk menarik
`keberuntungan', sedekah menjadi penting untuk menarik keberuntungan,
berbuat baik juga menjadi penting untuk menarik keberuntungan, dan
sebagainya. Dengan kecerdasan power kita menjadi peka terhadap peluang
yang bisa dimanfaatkan. Dengan kecerdasan emosi, kita jadi mau untuk
menindaklanjuti peluang yang terbuka. Dan kreatifitas daya cipta
kecerdasan intelektual membuat kita mampu mengatasi problem-problem
yang muncul.

Keberuntungan itu seperti bermain sepakbola. Kita punya tujuan yang
jelas, yaitu mencetak gol. Lalu sebagai pemain kita harus terus
bergerak mencari posisi yang menguntungkan. Suatu ketika bola
–mungkin- akan lewat di depan kita (ini namanya keberuntungan!). Kita
tendang, dan… belum gol. Lalu kita berlari-lari lagi mencari posisi,
dan menyiasati gerakan lawan. Lalu bola melintas lagi di depan kita.
Kita tendang, dan… gol! Jika kita punya cita-cita (aspirasi), punya
semangat dan keyakinan (spiritual), punya ketabahan (emosi), punya
siasat (power), dan punya kemampuan menendang ala David Beckham
(intelektual), maka kondisi lapangan dan permainan saat itu bisa
mendatangkan keberuntungan bagi kita. (Selanjutnya kenapa Beckham
lebih laris sebagai bintang iklan dibandingkan Figo, dsb, yah itulah
keberuntungan dari Yang di Atas, yang ini sih belum bisa dimodelkan.)

Salam Fuuuntastic
http://tryatmojo.blogspot.com/ Selengkapnya...

Take Action NOW!

Pembaca,
Hari ini saya khususkan untuk memuat sharing pengalaman para Action Member TDA yang menurut saya luar biasa kisahnya.

Sebagaimana slogannya, "Take Action Miracle Happen, No Action Nothing Happen" telah terbukti berulang kali dan selalu saya posting kisah-kisah "winning" itu di blog ini. Hanya orang-orang yang bertindaklah yang akan menjadi pemenang. Hanya para pemainlah yang mendapat piala, bukan pengamat, apalagi kritikus.

Hanya orang-orang yang "berkeringat"lah yang akan mendapat hasilnya, bukan orang yang berpangku tangan dan terus meragukan segala sesuatunya. Peradaban dunia dibangun oleh orang-orang seperti ini.

Ayo, take action. Terjun ke lapangan. Jangan tunggu waktu yang tepat, kondisi yang sempurna. Sebab, itu semua tidak akan datang.

Sekaranglah saatnya bertindak. Sekaranglah saat terbaik itu. Kesempatan yang disia-siakan itu tidak hilang. Kesempatan itu tetap ada. Cuma berpindah kepada orang-orang yang siap menerimanya. Kepada orang yang open minded dan menerimanya dengan tangan terbuka.

Alhamdulillah, banyak sekali kesempatan terbentang bagi mereka yang take action. Di TDA sendiri telah terbukti. Banyak sekali peluang berseliweran setiap hari, menunggu siapa yang akan meraihnya.

Ayo, tunggu apa lagi. Change your live now! Or, some body else will....

Salam FUUUNtastic!
Take DOUBLE Action NOW!

Roni
http://www.roniyuzirman.blogspot.com/ Selengkapnya...

Ananto : Sharing TDA Lapak Tangerang

Assalamu'alaikum wr wb.

Saya ingin berbagi dengan menuliskan pengalaman kami berdua (Ananto & Ajeng)yang digerakkan oleh Allah SWT untuk membuka lapak di Benton Junction malamminggu kemarin.

Kamis: baca-baca milis ttg Benton Junction Saturday Night Market, menantangbanget nih...

Jumat: kuputuskan untuk cuti, berdua sama istri tengok Pak Aris yg lagi apprentice di Tanah Abang, beli kaos di tempat Pak Aris sekitar 600 ribu, diantar Pak Aris ke ruko Pak Haji Alay, ketemu Mas Didin dan Ibu Sonya, langsung beli Jaket dan Celana Gunung, abis 1,6 juta. Alhamdulillah ketemudan ngobrol dengan Pak Haji. Dari Mas Didin dapat no hp Mas Edi TDA Lapak.

Sabtu siang: sms Pak Edi, minta izin mau ikutan buka lapak di Benton... izingranted jam 3 sore, datang aja, nanti ketemu di benton jam 5 sore, kata PakEdi. Ngebut dari Depok jam 3 sore, sampe Benton jam 5 lewat dikit setelah muter2 cari tempatnya. Ketemu Mas Try dan Pak Yusef, 2 dedengkot TDATangerang, kenalan, ngobrol sambil nunggu Pak Edi datang...

Maghrib datang, Mas Edi datang.... oopss belum dapat tempat, Pak Edi kasih opsi 1 lapak untuk berdua dengan Mas Budi, thanks Pak Edi. OK, langsung turunin barang dari mobil, baru turun Alhamdulillah istri yang nungguin lagiberes2, langsung datang pembeli, deal 2 sprei total 200 ribu. Subhanallahbelum dibuka sudah ada yang beli. Begitu dibuka pembeli datang, datang dandatang..... omzet terus naik... dari 200 ribu, jadi 500 ribu... terus 1juta... terus 1,4 juta.... dan Alhamdulillah omzet ditutup pada level 1,6juta dari jam 6 - 11 malam. Kami hanya berusaha, soal rezeki Allah yangmemberinya.... Dream, Strategy, Actions, semua terjadi kurun waktu 3 hari,miracle happens.

Di tengah jualan, Pak Haji Alay datang menyapa semua teman2 TDA yang membukalapak. Senang ketika Pak Haji bilang, Anda sudah TDA (Take Double Actions).

Apalagi pulang dari Benton, istri dapat pesanan dari 2 Ibu-ibu yang pesansprei dalam jumlah yang besar.

Alhamdulillah ya Rabb.Ayo.... Action Members, saatnya jualan di mana saja.... Benton Junction,Bintaro Sektor 9, TMII, Pemda Cibinong dll.... ini cocok sekali untuk TDB yang akan bertransformasi ke TDA.

Wassalam,
Ananto Pratikno0815 18000 20 GwGuyur Pusat Cuci & Spa Motor Profesional
Ajeng 0812 811 6879 AnandaFood & AnandaCollections Selengkapnya...

Saturday, March 17, 2007

Dunia Ini Seluas Pikiran Kita

Salam FUUUNtastics!

Kenapa kita selalu dianjurkan berpikiran positif jika ingin mencapai kesuksesan. Sebenarnya hal ini berkaitan dengan pikiran kita. Jika kita berpikiran pesimis atau berpikiran kecil dunia ini akan tampak kecil dan sempit pula, selanjutnya tindakan-tindakan kita pun akan menjadi kerdil.

Contras apabila kita berpikiran sebaliknya , jika kita selalu berpikiran positif, selalu memandang diri anda besar dan selalu yakin akan pencapaian kesuksesan anda, maka dunia pun akan terlihat sangat luas, tindakan-tindakan anda tidak akan dibatasi oleh kekerdilan pikiran, sehingga kita akan terus yakin dan percaya diri untuk terus melangkah. Karena kegigihan anda pada saatnya pasti anda akan melakukan tindakan-tindakan penting yang sangat berharga bagi kehidupan anda, keluarga, dan lingkungan anda.

Seperti penggalan lirik lagu, maaf saya lupa penyanyinya “..hidup ini indah bila kau tau jalan mana yang benar…”yang maha pencipta menyediakan dunia ini untuk kita eksplorasi, teliti dan dimanfaatkan untuk kehidupan yang lebih baik. Tetapi dibutuhkan, kemauan, ilmu dan tindakan. Dan semuanya itu berawal dari pikiran kita, karena dunia hanya memantulkan apa yang ingin kita lihat, menggemakan apa yang ingin kita dengar, dunia itu seluas pikiran kita. Seberharga penilaian-penilaian kita. Seluas mimpi-mimpi kita.

Jangan takut untuk mengahadapi dunia, jangan pernah takut untuk memikirkan keberhasilan dan pencapaian cita-cita. Selalulah berpikiran positif dan optimis. Jangan pernah takut untuk bermimpi. Bermimpilah mempunyai istana setinggi langit, dan berusaha keraslah untuk membangun tangga-tangganya..


SMANGAT!!!


Wassalam,

Hendra

Selengkapnya...

Tuesday, March 13, 2007

SMANGAT!!!

SMANGAT!!!

seringkali kehidupan tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan, bahkan berjalan sesuai seperti yang anda takutkan. Misalnya bisnis lesu, pekerjaan terhambat, tidak dapat memanfaatkan kesempatan dan peluang dan lain-lain sebagainya. Semua kejadian itu akan memancing berbagai macam sikap dari diri anda. Kecewa, sedih, marah, kesal, anda bebas mengekpresikan diri anda. Tetapi jangan pernah kehilangan semangat anda. Karena hanya semangat dan positif yang akan membangkitkan anda kembali. Sikap emosional hanya sementara, tetapi kehilangan semangat akan menghancurkan anda, yaa..seperti pepatah orang bijak “ga masalah berapa kali kita gagal, tetapi seberapa kuat kita bangkit dari kegagalan”. Smangat dan optiislah untuk bangkit disaat paling sulit pun. Karena impian anda tidak akan mengahampiri anda, tetapi andalah yang harus meraihnya…

Tetap semangat!!!optimis!!!semangat adalah pegangan yang sangat kokoh ketika anda goyah.
SMANGAT!!! Selengkapnya...

Saatnya Memberi

Saatnya Memberi

Anda merasa anda adalah orang yang tidak diperdulikan oleh seorang pun? Tidak ada orang yang membantu kesulitan anda, atau tidak ada yang merayakan keberhasilan anda bahkan lebih parah lagi, tidak ada yang mau mendengar, melihat, memperhatikan apapun pada diri anda. Jangan pernah bersedih, sudah sepantasnya manusia selalu disibukkan oleh kepentingannya sendiri, tetapi walaupun begitu jangan pernah memberatkan hidup anda dengan terus memikirkan hal tersebut. Permudah hidup anda dengan memberi pada orang lain, sudah terlalu banyak bukti bahwa semakin banyak anda memberi semakin mudah hidup anda. Yaa,, seperti pepatah bilang “tangan diatas lebih baik dari pada tangan dibawah” makanya ada komunitas tangan diatas…hehe

Tidak perduli seberapa sedikit atau seberapa banyak anda memberi. Seekor ulat tanah pun bermanfaat untuk mengurai mahluk hidup, seekor cacing dihidupkan untuk menggemburkan tanah, sebongkah batu dipadatkan untuk menahan gunung. Renungkan dan tanyalah pada diri anda sendiri apa yang anda bisa berikan pada dunia. Temukan alasan kuat mengapa anda dihidupkan, bukan hanya untuk merengek dan memohon. Setiap mahluk hidup pasti memiliki kekuatan unik untuk mengubah dunia, tetapi kekuatan dasyat tersebut hanya terwujud jika anda MEMBERIKANNYA.

disarikan dari berbagai sumber

Hendra

Selengkapnya...